
5 Jenis Pintu Besi Gedung dan Fungsinya untuk Proyek Bangunan
Dalam proyek gedung, pemilihan pintu besi gedung perlu melihat fungsi setiap ruang. Selain ukuran dan tampilan, tim proyek juga perlu mempertimbangkan akses, keamanan, ketahanan, serta kebutuhan teknis bangunan.
Karena itu, proyek komersial dan industri memiliki beberapa tipe pintu besi dengan fungsi yang berbeda. Setiap tipe dapat memenuhi kebutuhan area tertentu, mulai dari proteksi kebakaran hingga akses ruang teknis.
Berikut lima jenis pintu besi yang umum hadir dalam proyek gedung serta fungsi utama masing-masing.
1. Fire Rated Door
Fire rated door menjadi salah satu bagian penting dalam sistem proteksi kebakaran gedung. Pintu ini membantu membatasi perpindahan api dan panas dari satu area ke area lainnya selama periode tertentu.
Untuk kebutuhan tersebut, JLSteel memakai plat baja CRC dengan pilihan ketebalan 1,2 mm hingga 1,9 mm. Selain itu, konstruksinya menggunakan Rockwool dengan densitas 120 kg/m³.
JLSteel juga telah menguji pintu fire rated berdasarkan SNI 1741-2008 di Balai Sains Bangunan, Kementerian PUPR. Hasil pengujian menunjukkan performa ketahanan api hingga 120 menit atau 2 jam.
Fire rated door cocok untuk area seperti:
- Tangga darurat.
- Koridor dan jalur evakuasi.
- Ruang panel listrik.
- Ruang genset.
- Ruang mekanikal.
- Area shaft tertentu.
- Ruangan dengan risiko kebakaran tinggi.
Namun, performa fire rating tidak hanya bergantung pada daun pintu. Frame, hardware, kaca, seal, dan metode pemasangan juga perlu mengikuti sistem yang sesuai dengan kebutuhan pengujian.
2. Single Swing Steel Door
Single swing steel door memiliki satu daun pintu dengan konfigurasi bukaan yang mengikuti kebutuhan ruang. Tipe ini cocok untuk area yang membutuhkan akses rutin dengan ukuran bukaan yang relatif standar.
Selain itu, tim proyek dapat memilih material inti sesuai kebutuhan konstruksi. Beberapa pilihan material tersebut meliputi Rockwool, Glasswool, Honeycomb, dan PU Foam.
Single swing steel door cocok untuk:
- Ruang kantor.
- Ruang meeting.
- Ruang arsip.
- Ruang penyimpanan.
- Area service.
- Area operasional.
Dengan konfigurasi yang sederhana, single swing steel door dapat memenuhi berbagai kebutuhan interior dan operasional gedung. Selanjutnya, tim proyek dapat memilih material inti berdasarkan kebutuhan ketahanan dan isolasi ruang.
3. Double Swing Steel Door
Double swing steel door memiliki dua daun pintu sehingga menghasilkan bukaan yang lebih lebar. Karena itu, tipe ini cocok untuk area yang menerima lalu lintas orang, barang, atau peralatan dalam jumlah lebih tinggi.
Double swing steel door cocok untuk area seperti:
- Lobby.
- Ruang conference atau multipurpose.
- Area penyimpanan dan distribusi.
- Area service.
- Jalur dengan lalu lintas pengguna yang tinggi.
Selain memperbesar akses, konfigurasi double swing juga dapat mendukung kebutuhan area mekanikal dan utility. Misalnya, tim proyek dapat menggabungkannya dengan louver ketika ruangan membutuhkan sirkulasi udara.
Di sisi lain, kebutuhan fire rating, hardware, dan access control tetap perlu mengikuti fungsi serta spesifikasi masing-masing area.
4. Steel Door dengan Vision Panel
Vision panel menambahkan bidang kaca pada daun pintu. Dengan fitur ini, pengguna dapat melihat kondisi di balik pintu sebelum membuka pintu tersebut.
Selain meningkatkan visibilitas, vision panel juga membantu mengurangi risiko benturan pada area dengan aktivitas pengguna yang tinggi.
Steel door dengan vision panel cocok untuk:
- Koridor.
- Ruang kantor.
- Ruang meeting.
- Ruang training.
- Area operasional.
- Area publik atau service.
Untuk pintu biasa, tim proyek dapat menentukan jenis kaca dan frame berdasarkan fungsi serta desain ruang. Namun, kebutuhan fire rated memerlukan perhatian lebih.
Pada fire rated door, kaca, frame, seal, dan metode pemasangan harus mengikuti sistem yang telah melalui pengujian atau memiliki persetujuan untuk kebutuhan fire rating tersebut.
5. Utility Door
Utility door melayani area yang mengutamakan fungsi operasional dan akses teknis. Tipe ini cocok untuk ruangan yang membutuhkan konstruksi kuat tanpa harus memakai tampilan seperti pintu utama gedung.
Utility door cocok untuk:
- Ruang panel listrik.
- Ruang genset.
- Ruang pompa.
- Ruang server.
- Ruang maintenance.
- Ruang utility.
- Akses shaft untuk kabel, komunikasi, pipa, atau HVAC.
Selain itu, tim proyek dapat memilih spesifikasi fire rated untuk utility door ketika area tersebut membutuhkan proteksi kebakaran. Dengan begitu, spesifikasi pintu tetap mengikuti fungsi ruang dan tingkat risikonya.
Bagaimana Memilih Pintu Besi untuk Gedung?
Setelah mengenal kelima jenis tersebut, tim proyek perlu melihat kebutuhan bangunan secara menyeluruh. Harga dan tampilan memang penting, tetapi keduanya bukan satu-satunya pertimbangan.
Beberapa faktor utama yang perlu diperhatikan meliputi:
- Fungsi dan akses ruangan. Tentukan siapa yang akan melewati pintu, seberapa sering pengguna membukanya, serta apakah mereka perlu membawa barang atau peralatan.
- Kebutuhan proteksi kebakaran. Untuk area dengan kebutuhan fire rating, gunakan sistem pintu yang memiliki spesifikasi dan hasil pengujian sesuai kebutuhan proyek.
- Kebutuhan isolasi. Material seperti Rockwool, Glasswool, Honeycomb, atau PU Foam dapat memenuhi kebutuhan teknis yang berbeda.
- Dimensi dan konfigurasi bukaan. Periksa ukuran opening, jumlah daun pintu, arah bukaan, serta kebutuhan vision panel atau louver sejak tahap perencanaan.
- Hardware dan access control. Pastikan engsel, lockcase, handle, closer, panic hardware, dan sistem akses mendukung fungsi pintu.
Oleh karena itu, tim proyek sebaiknya menentukan spesifikasi pintu sejak tahap perencanaan. Langkah tersebut membantu mengurangi perubahan desain dan spesifikasi ketika pekerjaan sudah berjalan.
Pintu Besi Gedung untuk Kebutuhan Proyek
Setiap jenis pintu besi memiliki fungsi yang berbeda. Fire rated door membantu kebutuhan proteksi kebakaran, sedangkan single dan double swing steel door mendukung kebutuhan akses.
Sementara itu, vision panel membantu meningkatkan visibilitas. Utility door kemudian mendukung kebutuhan ruang teknis dan operasional.
Dengan demikian, tim proyek perlu memilih pintu berdasarkan fungsi ruang, spesifikasi bangunan, kebutuhan keselamatan, serta kondisi operasional di lapangan.
JLSteel menyediakan berbagai solusi pintu besi untuk kebutuhan gedung, komersial, industri, dan proyek konstruksi. Untuk melihat pilihan produk dan spesifikasi yang tersedia, kunjungi katalog pintu besi komersial JLSteel.